Selamat Datang di WebBlog Epta Rianda

love story in harvard

Kategori: Korea
Sutradara: Lee Jang-soo, Lee Jin-seok
Penulis: Choi Wan-gyoo, Song Eun-hye
Produksi: SBS
Durasi: 16 Episode @ 1 jam
Tgl. Rilis: 2004
Pemain: Kim Tae-Hee, Kim Rae-Won, Lee Jeong-Jin,


Nilai: dari 113 pemilih

reviewed by : Vicka Melissa/vee from lautanindonesia.com

Kim Hyun-woo adalah mahasiswa baru jurusan Hukum di Harvard dan bertemu dengan gadis bernama Lee Soo-in secara tidak sengaja. Awalnya ia hanya penasaran dengan gadis ini, tidak disangka lama kelamaan malah jatuh hati padanya. Hyun-woo sekelas dengan seorang siswa yang juga saingan beratnya dalam kuliah, Hong Jung min.

Ternyata nantinya Jung-min tidak hanya rival dalam kuliah tapi juga dalam merebut perhatian Soo in. Namun, pilihan Soo-in jatuh pada Hyun woo. Kerendahan hati pria itu telah membuat jantung gadis ini berdetak lebih cepat dari biasanya. Tinggal seatap di asrama semakin mendekatkan hubungan keduanya.

Masalah pertama muncul saat Soo-in, yang merupakan mahasiswa kedokteran disana, menghadapi situasi sulit saat ia harus menyelamatkan sorang pria yang terhambat penafasannya. Sebagai seorang mahasiswa, ia tidak diperbolehkan melakukan praktek kedokteran tanpa ijin.

Namun karena keadaan genting dan tidak ada dokter saat itu, Soo-in terpaksa mengambil tindakan demi menyelamatkan nyawa pria itu. Tindakan nekatnya membuahkan hasil tuntutan dari pihak keluarga karena merasa nyawa si korban dipertaruhkan di tangan seorang mahasiswa biasa. Karuan saja hati Soo-in kacau, ia bisa kehilangan beasiswanya untuk kuliah disana.

Mengetahui masalah ini, Hyun-woo berusaha sekuat tenaga mengumpulkan bukti-bukti untuk menguatkan posisi Soo-in dan usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil : Soo in dibebaskan dari tuduhan tersebut. Kejadian ini makin membuat cinta Soo-in pada Hyun-woo bertambah besar dan Jung-min pun semakin terbakar api cemburu.

Masalah selanjutnya. Soo-in ditugaskan untuk berangkat ke Afrika demi menjalani tugas sosial untuk membantu penduduk disana. Tak ingin menyakiti hati kekasihnya, Soo-in pun berangkat diam-diam tanpa pesan apapun. Konta saja Hyun-woo kebingungan mencari kekasihnya itu. Beberapa tahun telah berlalu.

Hyun-woo kembali ke Korea setelah menyelesaikan kuliahnya dan kemudian menjadi seorang pengacara. Hatinya masih diliputi kepediahan akibat ditinggalkan Soo-in karena ia tak tahu bagaimana kabar wanita itu. Secara kebetulan, Soo-in dan Jung-min yang selama 2 tahun tinggal di Amerika pun ikut kembali ke negeri asal mereka. Bisa ditebak, pertemuan mereka pun terjadi.

Hyun-woo sangat senang ketika akhirnya ia bisa bertemu dengan Soo-in lagi, tapi kemarahannya belum bisa mereda mengingat cara gadis itu yang meninggalkannya begitu saja beberapa tahun yang lampau.

Jung min pun kecewa, karena Soo-in ternyata masih mencintai Hyun-woo walau telah lama berpisah dengannya. Soo-in tak ingin memperlihatkan hatinya pada Hyun-woo karena ia takut pria itu akan disakiti lagi hatinya jika mengetahui bahwa Soo-in hanya 2 bulan tinggal di Korea.

Hyun-woo dan Jung-min akhirnya dihadapkan pada sebuah kasus dimana mereka harus menjadi pihak yang berlawanan. Sementara itu Hyun-woo tetap tidak mau melepaskan Soo-in, sampai akhirnya gadis itu menyerah dan keduanya kembali bersama seperti dulu.

Gadis ini pun memberitahukan bahwa ia harus segera pergi lagi untuk menyelesaikan tugasnya. Hyun-woo pun berjanji untuk menunggunya pulang. Ini adalah adegan paling manis, disaat mereka berdua harus berpura-pura tegar disaat mengucapkan perpisahan. Hyun-woo mengantar Soo-in ke bandara.

Saat Soo-in menuju ke gerbang keberangkatan, ia tiba-tiba jatuh pingsan. Ia segera dibawa ke rumah sakit. Diketahui ternyata gadis malang itu menderita leukimia namun memilih untuk tidak mengatakan hal tersebut pada Hyun-woo.

Hyun-woo malah mengetahui hal ini dari Jung-min. Ia langsung melamar Soo-in, namun ditolak dengan alasan bahwa gadis itu tidak akan bertahan lama tanpa transplantasi sumsum tulang belakang. Berbagai rintangan mereka hadapi demi untuk bisa bersatu. Penyakit Soo-in pun bertambah parah, dan harapan untuk mendapatkan donor semakin menipis.

Untuk mendapatkan donor Hyun-woo diancam agar menyerah pada kasus yang sedang ia tangani saat itu. Hal itu dia lakukan, namun sayang janji tinggal janji, donor yang dijanjikan tak pernah muncul karena pihak-pihak jahat telah menghalangi donor tersebut.

Setelah melakukan penyelidikan yang gencar, akhirnya Hyun-woo bisa menyelamatkan donor tersebut sekaligus mengumpulkan bukti untuk menangkap pihak yang telah mengancamnya berkat bantuan dari Jung-min. Mereka pun memenangkan kasusnya dan Soo-in juga terselamatkan.

Digarap dengan serius dan menampilkan atmosfer salah satu kampus paling terkenal di dunia, Love Story in Harvard mengedepankan sisi lain dari kehidupan mahasiswa Korea di perantauan. Selain keindahan sinematografi yang menjadi keunggulan serial Korea, para bintangnya juga mampu menyedot perhatian pemirsa.

Yang paling disorot adalah Kim Rae-won yang sebelumnya sukses di My Love Patzzi dan Kim Tae-hee, yang kali ini melepaskan sosok gadis jahat yang sudah terlanjur melekat pada dirinya lewat Stairway to Heaven. Selain itu, masih ada Lee Jeong-jin yang juga mencuri perhatian di Once Upon A Time in High School bersama Kwon Sang-woo.


~ Senin, 06 April 2009 0 komentar

princes hours

Kategori: Korea
Sutradara: Hwang In-roi
Penulis: In Eun-ah
Produksi: MBC
Durasi: 20 Episode @ 1 jam
Tgl. Rilis: 2007
Pemain: Se7en, Park Shin-Hye, Ha Jae-Young, Myeong Se-Bin, Kang Doo, Heo Yi-Jae,


Nilai: dari 314 pemilih

Tumbuh bersama seorang pria Jo Sang-ki dan hidup bahagia sebagai pengantar mie, Kang Hoo dan rekan-rekannya menghabiskan hari bersaing dengan kelompok pimpinan Bool-bam untuk memperebutkan teritori pelanggan.

Siapa sangka di suatu hari yang cerah, ia diserang oleh segerombolan orang dan nyaris saja diculik kalau saja Sang-ki tidak muncul. Dari sang paman, Kang Hoo akhirnya baru sadar kalau nama sebenarnya adalah Lee Hoo.

Rupanya, sang ibu adalah istri dari mendiang Raja terdahulu yang harus meninggalkan istana akibat terlibat skandal. Belum juga rasa terkejutnya surut, muncul utusan kerajaan yang meminta Lee Hoo menghadap Ratu untuk dijadikan sebagai calon pewaris tahta.

Kemunculan sang pangeran yang telah lama hilang keruan saja memancing reaksi keras dari kerabat kerajaan, terutama pangeran Hyo-jang yang bernafsu menjadikan putranya Lee Joon sebagai pengganti Ratu. Apalagi, sikap Lee Hoo sendiri jauh dari tingkah laku seorang bangsawan.

Serba kikuk didalam lingkungan baru, Lee Hoo terhibur oleh keberadaan salah seorang dayang Yang Soon-ae yang ternyata adalah bekas teman kecilnya. Sempat tidak percaya kalau pemuda itu adalah seorang pangeran, berbagai kejadian membuat Soon-ae serba-salah karena hubugannya di masa lalu dengan Lee Hoo.

Belakangan, keduanya terlibat dalam cinta segi empat. Lee Joon yang telah ditunangkan dengan putri perdana menteri bernama Shin Sae-ryeong jatuh cinta pada Soon-ae, dan Sae-ryeong yang merasa dicampakkan membalas dengan mendekati Lee Hoo. Sikap tulus sang pangeran pelan-pelan membuat gadis yang semula ambisius itu malah jadi benar-benar jatuh cinta.

Situasi semakin panas saat Lee Hoo dan Lee Joon dipertandingkan ke sejumlah kriteria yang disebut Ratu sebagai sifat dasar yang perlu diwarisi putra mahkota. Tentu saja, Hyo-jang tidak tinggal diam dan bersama orang kepercayaannya Shi-yeon berusaha memuluskan langkah putranya.

Puncaknya terjadi ketika Jo Sang-ki berhasil mendapatkan bukti-bukti keterlibatan Hyo-jang atas terusirnya mendiang ibu Lee Hoo dari istana. Berhasil ditipu ibunda Lee Joon, Sang-ki menyerahkan bukti yang didapat pada sang pangeran yang dikira adalah putranya.

Untungnya, Lee Joon berwatak ksatria. Ia malah menyerahkan bukti-bukti itu ke Lee Hoo dan menolak untuk mewarisi tahta meski telah dinobatkan sebagai pemenang dengan alasan dirinya telah berbuat curang. Sudah tentu hal itu memukul Hyo-jang, namun pria tamak itu akhirnya mendapatkan ketenangan setelah terkuak bahwa Lee Joon ternyata memang darah dagingnya.

Dengan dinobatkannya Lee Hoo sebagai putra mahkota, langkahnya untuk mempersunting Soon-ae yang berprofesi sebagai dayang semakin berat. Meski telah diingatkan untuk terus mempercayai sang kekasih, gadis itu akhirnya memutuskan untuk pergi ke luar negeri dan meninggalkan Lee Hoo dalam keadaan patah hati.

Akhir cerita sendiri berlangsung bahagia. Setelah tiga tahun, masing-masing tokoh kembali saling bertemu. Sae-ryeong menjadi seorang guru, Lee Joon menekuni profesi sebagai musisi, sementara Lee Hoo (yang telah menjadi putra mahkota) akhirnya bisa kembali bertemu dan meneruskan hubungannya dengan Soon-ae diiringi dengan restu para keluarga kerajaan.

Boleh jadi, inilah salah satu serial yang paling mengundang kontroversi di tahun 2007. Bagaimana tidak, Prince Hours sempat dianggap sebagai lanjutan dari Goong alias Princess Hours yang mampu melambungkan keempat pemeran utamanya Joo Ji-hoon, Yoon Eun-hye, Kim Jeong-hoon dan Song Ji-hyo.

Percekcokan antara sutradara Hwang In-roi sebagai wakil rumah produksi Group Eight dengan Eight Peaks (yang mengaku memegang hak cerita Princess Hours) membuat serial satu ini mulai merosot rating-nya. Apalagi, banyak yang menganggap bahwa selain cerita yang mirip, keempat pemeran barunya belum mampu menunjukkan akting yang kuat.

Yang menarik, di luar Korea sendiri dukungan terhadap serial yang punya nama lain Goong S ini malah cukup tinggi (termasuk di Indonesia). Tidak bisa dipungkiri, semua berkat Se7en alias Choi Dong-wook yang didapuk sebagai pemeran utama Lee Hoo.

Bila ditilik lebih lanjut, Prince Hours sendiri sebetulnya patut mendapat acungan jempol. Pasalnya, cerita yang dihadirkan relatif lebih cepat dari 'pendahulu'nya. Selain itu, akting ketiga bintang lainnya Hyeo Yi-jae, Kang Doo, dan terutama Park Shin-hye (yang telah dipercaya sebagai peran utama di Trees of Heaven) tidak mengecewakan.

Terlepas dari kontroversi yang hadir, Prince Hours juga menghadirkan sejumlah lagu tema yang memikat. Selain Miracle yang disuarakan oleh Howl (pelantun Perhaps Love alias Sarangeengayo di Princess Hours), Se7en juga ikut menyumbangkan suaranya yang khas di tembang Promise. Pokoknya, tidak lengkap deh kalau belum menyaksikan serial satu ini...


~ 0 komentar

dunia harry potter


Dunia sihir dalam kisah Harry Potter adalah dunia yang ada di dunia kita sekarang tapi juga sekaligus terpisah sama sekali secara sihir. Kalau diperbandingkan, dalam kisah fantasi Narnia dunia sihirnya merupakan dunia alternatif, sementara dalam Lord of the Rings Bumi-Tengah merupakan dunia mite pada masa lampau. Lingkungan sihir Harry Potter dikisahkan berada di tengah-tengah dunia kita saat ini, dengan benda-benda sihir yang mirip dengan benda-benda di lingkup non-sihir. Lembaga-lembaga dan lokasi-lokasinya pun mirip atau malah sama dengan yang berada di dunia nyata, seperti London. Lingkungan sihir sama sekali tidak dapat terlihat oleh populasi non-sihir (atau Muggle, misalnya: Keluarga Dursley).

Bakat sihir adalah kemampuan alami yang telah ada sejak lahir, tidak dapat muncul karena dipelajari. Mereka yang memiliki bakat sihir harus mengikuti pelajaran di sekolah-sekolah seperti Hogwarts untuk dapat menguasai dan mengontrolnya. Namun demikian, ada kemungkinan anak-anak yang lahir di keluarga penyihir yang hanya memiliki sedikit bakat sihir atau malah tidak ada sama sekali (disebut "Squibs", misalnya Mrs. Figg, Argus Filch). Para penyihir belum tentu dilahirkan dalam keluarga penyihir, dan banyak dari mereka yang dilahirkan dari orang tua (para Muggle) yang sama sekali tidak mengenal sihir. Mereka yang murni berdarah penyihir seringkali tidak terbiasa dengan dunia Muggle, malah terasa lebih aneh bagi mereka ketimbang kita memandang dunia mereka. Namun demikian, dunia sihir dan elemen-elemennya yang menakjubkan itu digambarkan sebagai dunia-yang-sangat-mirip-dengan-dunia-nyata. Salah satu tema utama dalam novel ini adalah keberadaan dunia sihir dan dunia biasa; di mana para tokohnya hidup dalam lingkungan yang memiliki masalah-masalah yang "normal", sekalipun mereka hidup di antara sihir.


~ 0 komentar

harry potter


Harry Potter merupakan salah satu seri novel fantasi karya J. K. Rowling dari Inggris mengenai seorang anak laki-laki bernama Harry Potter. Sejak rilis pertama novel ini, Harry Potter dan Batu Bertuah pada tahun 1997 di Inggris, buku ini telah mendapatkan ketenaran dan kesuksesan secara komersial di seluruh dunia, diangkat menjadi film, video game, dan beragam merchandise.

Latar belakang kisah ini kebanyakan berada di Sekolah Sihir Hogwarts dan berpusat pada pertarungan Harry Potter melawan penyihir jahat Lord Voldemort, yang menggunakan Ilmu Hitam untuk membunuh orangtua Harry.

Kesemua tujuh buku yang direncanakan Rowling dalam seri novel ini telah diterbitkan. Buku keenam, Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran versi asli bahasa Inggris diterbitkan pada 16 Juli 2005, sementara buku ketujuh, Harry Potter dan Relikui Kematian diluncurkan di seluruh dunia pada 21 Juli 2007 (versi terjemahan bahasa Indonesia diterbitkan pada tanggal 13 Januari 2008). Enam buku pertama dalam seri novel ini secara keseluruhan telah terjual lebih dari 325 juta kopi, dan telah diterjemahkan ke lebih dari 63 bahasa.[1][2]

Atas kesuksesan novel-novelnya ini, Rowling telah menjadi penulis terkaya sepanjang sejarah kesusasteraan.[3] Versi-versi asli dalam bahasa Inggris diterbitkan oleh penerbit Bloomsbury di Inggris Raya, Scholastic Press di Amerika Serikat, Allen & Unwin di Australia, dan Raincoast Books di Canada. Versi bahasa Indonesia diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama.

Lima buku pertama telah diangkat menjadi film layar lebar oleh Warner Bros. dan mendulang kesuksesan besar. Film kelima, Harry Potter and the Order of the Phoenix, mulai diambil gambarnya pada Februari 2006, dan dirilis pada 11 Juli 2007 di Amerika Serikat


Kisah dibuka dengan perayaan tak terkendali di dunia sihir (yang biasanya merupakan komunitas yang rahasia) setelah bertahun-tahun mengalami teror oleh Lord Voldemort. Pada malam sebelumnya, Voldemort telah menemukan tempat perlindungan rahasia keluarga Potter, dan membunuh James dan Lily Potter. Namun demikian, ketika ia mengarahkan tongkat sihirnya kepada bayi mereka, Harry, kutukan pembunuh yang dikeluarkannya malah membalik kepada dirinya sendiri. Arwah Voldemort tercabik dari tubuhnya sendiri yang hancur, menghilang dari dunia sihir, tapi tidak mati. Sementara itu, satu-satunya hasil dari kutukan yang gagal itu meninggalkan bekas yang khusus di dahinya, cacat berbentuk sambaran kilat. Kekalahan misterius Voldemort memberikan Harry sebutan khusus di kalangan dunia sihir, "Anak Laki-Laki yang Bertahan Hidup". Sebutan ini khususnya dikarenakan tidak ada penyihir yang diarah oleh Voldemort dapat bertahan hidup melawannya.

Pada malam berikutnya, seorang penyihir membawa Harry ke rumah Bibi dan Pamannya, Dursley, tempat di mana ia akan tinggal bertahun-tahun setelahnya. Keluarga Dursley adalah famili Harry yang kejam dan merupakan orang-orang non-penyihir. Mereka senantiasa berusaha menyembunyikan latar belakang Harry yang merupakan penyihir dan keturunan penyihir, dan memberinya hukuman jika terjadi kejadian-kejadian aneh.

Pada ulang tahunnya yang kesebelas, Harry mendapatkan kontak pertamanya dengan dunia sihir, ketika ia menerima surat dari Sekolah Sihir Hogwarts, yang berusaha disembunyikan oleh Paman dan Bibinya, hingga ia tidak berhasil membaca surat tersebut. Surat itu pada akhirnya dapat dibacanya setelah ia ditemui oleh Hagrid, Pengawas Binatang Liar di Hogwarts. Hagrid memberitahunya bahwa ia sesungguhnya adalah seorang penyihir, dan surat itu memberitahunya bahwa ia disediakan tempat untuk belajar di Hogwarts. Setiap jilid dari novel Harry Potter mengisahkan mengenai satu tahun kehidupan Harry, yang kebanyakan dihabiskannya dalam pelajaran di Hogwarts, di mana ia mempelajari penggunaan sihir dan membuat ramuan. Harry juga mempelajari bagaimana mengatasi rintangan-rintangan sihir, sosial, dan emosi selama masa remajanya. Dalam periode yang sama, Voldemort juga berusaha untuk kembali ke tubuh fisiknya dan mengembalikan seluruh kekuatannya, sementara Kementrian Sihir berusaha juga untuk menolak untuk mengakui adanya ancaman akan kembalinya Voldemort. Penolakan Kementerian Sihir ini kemudian menyebabkan banyak kesulitan bagi Harry Potter.

~ 0 komentar

wu zun

Wu Zun dan Charlene Choi belakangan terus jadi pembicaraan para penggemar setia keduanya. Hal itu tidak mengherankan, mengingat keduanya tampil bareng di film layar lebar berjudul Butterfly Lover.

Sudah tentu, yang jadi perhatian bagi banyak orang adalah adegan ciuman yang dilakoni pria bernama asli Goh Kiat Cun itu dengan Ah Sa (sapaan akrab Charlene). Bagaimana rasanya? "Karena genre film kami mengambil kisah masa lalu, maka adegan ciumannya tidak terlalu berlebihan alias hanya saling menempelkan bibir."

Berbeda dengan partnernya Ah Sa yang mengaku memang telah menantikan saat-saat berciuman didepan kamera, Wu Zun mengaku merasa sedikit tertekan melakoni adegan mesra pertamanya di layar lebar. "Bagaimana tidak, saat itu suasananya adalah aku mencium tokoh yang diperankan Ah Sa yang kukira telah meninggal."

"Walhasil, aku menciumnya dengan sangat lembut dengan suasana penuh haru dan tragis. Mudah-mudahan saja kalau ada kesempatan lagi, aku bisa melakukan adegan tersebut dengan suasana yang lebih romantis," tambah pria asal Brunei Darussalam itu. Meski akrab, namun ia membantah ada sesuatu yang spesial antara dirinya dengan Ah Sa.

Tapi di kesempatan berbeda, Wu Zun mengaku kalau dirinya menyukai seorang perempuan dari kalangan dunia hiburan namun sayang kesibukan membuatnya sulit untuk menjalin hubungan. Siapa ya kira-kira??

~ 0 komentar

salam kenal.....



heEY...........cmuwaaaaa
salam kenal dari aq...!

~ 0 komentar

Free Blooming Pink Rose MySpace Cursors at www.totallyfreecursors.com


Free Music Codes